Kamis, 17 Maret 2016

Lirik Lagu Kim Jong Kook dan Terjemahannya

Edit Posted by with No comments


Kim Jong Kook – Loveable

사랑스러워
Oh 머리부터 발끝까지 다 사랑스러워
Oh 니가 나의 여자라는 게 자랑스러워
기다림이 즐겁고 이젠 공기마저 달콤해
이렇게 너를 사랑해
[Oh meoributeo balkkeutkkaji da sarangseureowo
Oh niga naui yeojaraneun ge jarangseureowo
Gidarimi jeulgeopko ije gonggimajeo dalkomhae
Ireoke neoreul saranghae]
Oh kamu dari kepala hingga ujung kaki semuanya memberi kesan cinta
Oh kamu wanita ku yang membanggakan
Sekarang menunggu rasanya menyenangkan dan udara pun berasa manis
Seperti inilah aku mencintaimu

세상이 힘들어도 널 보면
마음에 바람이 통해
이런 게 사는 거지 이런 게 행복이지
이제야 느끼게 됐어 나는
[Sesangi hideureodo neol bomyeon
Maeume barami tonghae
Ireon ge saneun geoji ireon ge haengbogiji
Ijeya neukkige dwaesseo naneun]
Walaupun aku mengalami kesusahan di dunia
Bila melihatmu, angin mengalir ke hatiku
Seperti inikah hidup? Seperti inikah kebahagiaan?
Sekarang inilah perasaan yang aku rasakan

온종일 우울해도 널 보면
머리에 햇빛이 들어
이렇게 놀라운 게 사랑이지
기다린 보람이 있어
[Onjongil uuraedo neol bomyeon
Meorie haetpichi deureo
Ireoke nolaun ge sarangiji
Gidarin borami isseo]
Walaupun sepanjang hari aku murung
Bila melihatmu, sinar matahari masuk ke kepalaku
Seperti inikah rasa kagum karena cinta?
Ternyata menunggu ada manfaatnya

지난번 사랑처럼 울까봐
한참을 망설였지만
보채지 않고 나를 기다려준 너
편안하게 스며들어와
[Jinanbeon sarangcheoreom ulkkabwa
Hanchameul mangseoryeotjiman
Bochaeji anko nareul gidaryeojun neo
Pyeonanhage seumyeodeureowa]
Akankah aku menangis seperti beberapa cinta yang telah berlalu
Untuk beberapa saat aku merasa ragu
Tapi kamu menungguku tanpa merasa jengkel
Rasa damai meresap ke dalam diriku

Oh 머리부터 발끝까지 다 사랑스러워
Oh 니가 나의 여자라는 게 자랑스러워
무뚝뚝하던 내가 종일 싱글벙글 웃잖아
대체 내게 무슨 짓을 한 거야
[Oh meoributeo balkkeutkkaji da sarangseureowo
Oh niga naui yeojaraneun ge jarangseureowo
Muttukttukadeon naega jongil singgeulbeonggeul utjana
Daeche naege museun jiseul han geoya]
Oh kamu dari kepala hingga ujung kaki semuanya memberi kesan cinta
Oh kamu wanita ku yang membanggakan
Biasanya aku ketus tapi sekarang berubah menjadi tersenyum sepanjang hari
Hal apa yang membuatku menjadi seperti ini?

Oh 그림자와 뒷모습까지 사랑스러워
Oh 부끄러운 애정표현도 자연스러워
기다림이 즐겁고 이젠 공기마저 달콤해
이렇게 너를 사랑해
[Oh geurimjawa dwitmoseupkkaji sarangseureowo
Oh bukkeureoun aejeongpyohyeondo jayeonseureowo
Gidarimi jeulgeopko ijen gonggimajeo dalkomhae
Ireoke neoreul saranghae]
Oh bayanganmu dan belakang tubuhmu pun memberi kesan cinta
Oh rasa malumu dan ungkapan kasih sayangmu memberi kesan alami
Sekarang menunggu rasanya menyenangkan dan udara pun berasa manis
Seperti inilah aku mencintaimu

널 행복하게 해주기 위해
내가 날 아끼게 됐어
내 모습 내가봐도 이제 조금은
괜찮은 놈이 된 것 같아
[Neol haengbokage haejugi wihae
Naega nal akkige dwaesseo
Nae moseup naegabwado ije jogeumeun
Gwaenchaneun nomi doen geot gata]
Untuk memberikan kebahagiaan bagimu
Sekarang aku akan menghargai diriku
Sekarang aku akan memperhatikan penampilanku
Sekarang aku akan menjadi lelaki yang baik-baik

Oh 머리부터 발끝까지 다 사랑스러워
Oh 니가 나의 여자라는 게 자랑스러워
기다림이 즐겁고 이젠 공기마저 달콤해
이렇게 너를 사랑해
[Oh meoributeo balkkeutkkaji da sarangseureowo
Oh niga naui yeojaraneun ge jarangseureowo
Gidarimi jeulgeopko ijen gonggimajeo dalkomhae
Ireoke neoreul saranghae]
Oh kamu dari kepala hingga ujung kaki semuanya memberi kesan cinta
Oh kamu wanita ku yang membanggakan
Sekarang menunggu rasanya menyenangkan dan udara pun berasa manis
Seperti inilah aku mencintaimu

Oh 나나나나 나나나나나 나나나나나
Oh 나나나나 나나나나나 나나나나나
[Oh nananana nanananana nanananana
Oh nananana nanananana nanananana]
사람들이 모두들 부러워서
견딜 수 없게 그렇게 우리 사랑해
Ooh 한가지만 약속해 세상 끝날 때까지
나에게만 사랑스럽기
[Saramdeuri modudeul bureowoseo
Gyeondil su eopke geureoke uri saranghae
Ooh hangajiman yaksokae sesang kkeunnal ttaekkaji
Naegeman sarangseureopki]
Semua orang tidak bisa menahan rasa cemburu melihat kita saling mencintai
Ooh berjanjilah satuhal untukku
Hingga hari dimana dunia berakhir, kamu memberi kesan cinta hanya untuk aku seorang

Selasa, 29 September 2015

TANGGUNG JAWAB DAN FUNGSI MANUSIA SEBAGAI KHALIFA

Edit Posted by with No comments



TANGGUNG JAWAB DAN FUNGSI MANUSIA SEBAGAI KHALIFA


Fungsi Khalifah
Pada  dasarnya,  akhlak  yang  diajarkan   Alquran   terhadap lingkungan bersumber dari fungi manusia sebagai khalifah. Kekhalifahan  menuntut  adanya interaksi antara manusia dengan sesamanya dan manusia terhadap alam. Kekhalifahan  mengandung arti pengayoman, pemeliharaan, serta pembimbingan, agar setiap makhluk mencapai tujuan penciptaannya. Dalam  pandangan  akhlak Islam,  seseorang  tidak  dibenarkan mengambil  buah  sebelum  matang,  atau memetik bunga sebelum mekar, karena hal ini berarti tidak memberi kesempatan kepada makhluk untuk mencapai tujuan penciptaannya.
Ini  berarti manusia dituntut untuk mampu menghormati proses-proses yang sedang berjalan, dan terhadap semua  proses yang sedang  terjadi. Yang demikian mengantarkan manusia bertanggung jawab, sehingga  ia tidak melakukan perusakan, bahkan dengan kata lain, “Setiap perusakan terhadap lingkungan harus dinilai sebagai perusakan pada diri manusia sendiri.” Binatang, tumbuhan,  dan benda-benda  tak  bernyawa  semuanya diciptakan  oleh Allah Swt. dan menjadi milik-Nya, serta semua memiliki ketergantungan kepada-Nya. Keyakinan ini mengantarkan sang Muslim untuk menyadari bahwa semuanya adalah “umat” Tuhan yang harus diperlakukan secara wajar dan baik.
Karena itu dalam Alquran ditegaskan bahwa :
“Dan tidaklah binatang-binatang yang ada di bumi dan  burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan  umat-umat (juga)  seperti manusia...”  (QS. Al-An’am  [6] : 38)
Bahwa semuanya adalah milik Allah, mengantarkan manusia kepada kesadaran  bahwa  apapun  yang  berada  di  dalam  genggaman tangannya,   tidak lain   kecuali    amanat    yang    harus dipertanggungjawabkan. “Setiap jengkal tanah yang terhampar di bumi, setiap angin yang berhembus di udara,  dan setiap tetes hujan yang tercurah dari langit akan dimintakan pertanggungjawabannya, manusia menyangkut pemeliharaan  dan pemanfaatannya”, demikian   kandungan  penjelasan  Nabi  Saw.

Sebagai seorang khalifah, apa yang dilakukan tidak boleh hanya untuk kepentingan diri pribadi dan tidak hanya bertanggung jawab pada diri sendiri saja. Oleh karena itu semua yang dilakukan harus untuk kebersamaan sesama umat manusia dan hamba Allah, serta pertanggung jawabannya pada tiga instansi, yaitu :
1.      Pertanggung jawaban pada diri sendiri.
2.      Pertanggung jawaban pada masyarakat.
3.      Pertanggung jawaban pada Allah.

Tanggung Jawab Manusia Sebagai Hamba Allah
Makna yang esensial dari kata ‘abd (hamba) adalah ketaatan, ketundukan, dan kepatuhan. Ketaatan, ketundukan dan kepatuhan hanya layak diberikan kepada Allah, yang dicerminkan dalam ketaatan, kepatuhan, dan ketundukan pada kebenaran dan keadilan.
Sebagai hamba, tugas utama manusia adalah mengabdi (beribadah) kepada Sang Khaliq; menaati perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Hubungan manusia dengan Allah SWT bagaikan hubungan seorang hamba (budak) dengan tuannya. Si hamba harus senantiasa patuh, tunduk, dan taat atas segala perintah tuannya. Demikianlah, karena posisinya sebagai ‘abid, kewajiban manusia di bumi ini adalah beribadah kepada Allah dengan ikhlas sepenuh hati .
الْقَيِّمَةِ دِينُ وَذَلِكَ الزَّكَاةَ تُوا وَيُؤْ الصَّلاةَ وَيُقِيمُوا حُنَفَاءَ الدِّينَ لَهُ مُخْلِصِي اللَّهَ لِيَعْبُدُوا إِلا أُمِرُوا وَمَا
Artinya “Padahal mereka tidak disuruh, kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus." – (QS.98:5)
Tanggung jawab abdullah terhadap dirinya adalah memelihara iman yang dimiliki dan bersifat fluktuatif (naik-turun), yang dalam istilah hadist Nabi SAW dikatakan yazidu wayanqushu (terkadang bertambah atau menguat dan terkadang berkurang atau melemah).
Seorang hamba Allah juga mempunyai tanggung jawab terhadap keluarga . tanggung jawab terhadap keluarga merupakan lanjutan dari tanggung jawab terhadap diri sendiri, karena memelihara diri sendiri berkaitan dengan perintah memelihara iman keluarga. Oleh karena itu dalam al-qur’an dinyatakan dengan quu anfusakum waahlikum naaran (jagalah dirimu dan keluargamu dengan iman, dari neraka).



4. POTENSI-POTENSI YANG DIMILIKI MANUSIA

I. PENDAHULUAN
Pada awalnya manusia itu diciptakan terdiri dari dua subtansi, yaitu tubuh dan ruh. Ketika keduanya bertemu terbebntuklah subtansi yang namanya jiwa dimana jwa ini memiliki potensi buruk ataupun baik. Ruh digambarkan sebagai subtannsi yang berasal dari Allah yang memiliki sifat-sifat Allah. Tubuh adalah subtansi yang sekalipun suci akan tetapi rentan terhadap pengaruh- pengaruh eksternal.
Jiwa itu terkadang berubah-rubah fungsi dan keadaanya, maka memerlukan beberapa istilah untuk menandai perubahan tersebut. Ketika jiwa mengorientasikan pandangan ketempat asalnya dunia ruhaniah maka disebut ruh. Ketika jiwa melakukan pemikiran yang rasional maka disebut aql. Ketika memperoleh pencerahan dari Allah pada saat terjadi disingkapnya hijab, maka disebut hati. 
Manusia memiliki banyak sekali potensi yang ada didalam dirinya. Potensi-potensi tersebut haruslah dikembangkan agar manusia mencapai derajat yang mulia disisi Allah. Dengan mengembangkan potensi-potensi tersebut manusia dapat mengelola bumi ini secara bijaksana untuk memenuhi segala kebutuhan manusia. Adapun potensi-potensi tersebut adalah potensi nur, potensi ruh, potensi qalb, potensi aql, potensi inderawi.

II. RUMUSAN MASALAH
Potensi-potensi apa saja yang dimiliki manusia dan bagaimana cara melatih potensi-potensi tersebut.
Menurut Fuad Nashori (2003: 89) manusia memiliki beragam potensi diantaranya adalah sebagai berikut:
1)      Potensi Berfikir
Manusia memiliki potensi berfikir.Seringkali Alloh menyuruh manusia untuk berfikir.Maka berfikir. Logikanya orang hanya disuruh berfikir karena ia memiliki potensi berfikir. Maka, dapat dikatakan bahwa setiap manusia memiliki potensi untuk belajar informasi-informasi baru, menghubungkan berbagai informasi, serta menghasilkan pemikiran baru.

2)      Potensi Emosi
Potensi yang lain adalah potensi dalam bidang afeksi/emosi. Setiap manusia memilki potensi cita rasa, yang dengannya manusia dapat memahami orang lain, memahami suara alam, ingin mencintai dan dicintai, memperhatikan dan diperhatikan, menghargai dan dihargai, cenderung kepada keindahan.
3)      Potensi Fisik
Adakalanya manusia memilki potensi yang luar biasa untuk membuat gerakan fisik yang efektif dan efisien serta memiliki kekuatan fisik yang tangguh.Orang yang berbakat dalam bidang fisik mampu mempelajari olah raga dengan cepat dan selalu menunjukkan permainan yang baik.
4)      Potensi Sosial
Pemilik potensi sosial yang besar memiliki kapasitas menyesuaikan diri dan mempengaruhi orang lain. Kemampuan menyesuaikan diri dan mempengaruhi orang lain didasari kemampuan belajarnya, baik dalam dataran pengetahuan maupun ketrampilan.

 KESIMPULAN
Manusia memiliki beberapa potensi yang ada pada dirinya yang itu harus dikembangkan seoptimal mungkin karena pengembangan potensi-potensi tersebut merupakan wujud atas rasa syukur manusia kepada Allah. Diantaranya ada potensi nur, potensi ruh, potensi qalb, potensi aql, potensi inderawi. Potensi nur adalah potensi Illahiyah (God spoot) yang diberikan oleh Allah kepada manusia dengan ikhtiar, Manusia bisa mendapatkan nur Illahiyah dengan cara meningkatkan kecerdasan spiritual. Potensi qalb adalah potensi yang ada didalam manusia yang memiliki sitem kognisi yang berdaya emosi dan berpotensi kea rah baik atau buruk, Qalb dapat dikembangkan potensinya dengan cara selalu berbuat ke rah yang positif. Potensi aql adalah potensi yang ada didalam diri manusia (otak) yang memiliki kemampuan untuk memperoleh pengetahuan secara nalar, Penggunaan aql untuk berpikir akan mengantarkan individu dan masyarakat menjadi pribadi dan masyarakat yang unggul, dengan berpikir maka manusia itu ada. Potensi inderawi adalah potensi manusia yang berasal dari lima pancainderanya, pengembangan potensi inderawi dapat dilakukan dengan cara bersyukur kepada Allah atas indera yang telah dititipkan kepadanya dengan melakukan hal-hal positif melalui indera tersebut.

Definisi wirausaha mengenai tipe, profil, dan model kewirausahaan

Edit Posted by with No comments


Pengertian/Definisi Wirausaha
Kewirausahaan (Entrepreneurship) adalah satu proses dari menjalankan kegiatan baru kreatif, inovatif dalam memproses sesuatu untuk dirinya dengan member nilai tambah bagi masyarakat. Jadi tidak hanya bertumpu pada faktor ekonomi saja tetapi pertimbangan sosiologis dan politis.
Berbagai Macam Tipe Wirausaha
Dari pengamatan prilaku wirausaha maka dapat dikemukakan tiga tipe wirausaha, yaitu:
1.      Wirausaha yang memiliki inisiatif.
2.      Wirausaha yang mengorganisir mekanisme sosial dan ekonomi untuk menghasilkan sesuatu.
3.      Yang menerima resiko atau kegagalan.

Macam Profil Wirausaha
1.      Womon Entrepreneur
Banyak wanita yang terjun kedalam bidang bisnis. Alasannya mereka menekuni bidang bisnis ini didorong oleh faktor-faktor antara lain ingin memperlihatkan kemampuan prestasinya, membantu ekonomi rumah tangga, frustasi terhadap pekerjaan sebelumnya dan sebagainya.
2.      Pare Time Entrepreneurs
Memulai bisnis dalam mengisi waktu lowong atau part time merupakan pintu gerbang untuk berkembang menjadi usaha besar. Bekerja part time tidak mengorbankan pekerjaan dibidang lain misalnya seorang pegawai pada sebuah kantor mencoba mengembangkan hobi yang menarik. Hobi ini akhirnya mendatangkan keuntungan yang lumayan. Ada kalanya orang ini beralih propesi, dan beralih menjadi pegawai, beralih ke bisnis yang merupakan hobinya.

3.      Home-Based Entrepreneurs
Apa bila ibu-ibu rumah tangga yang memualai kegiatan bisnisnya dari rumah tangga misalnya ibu-ibu yang pandai membuat kue dan aneka masakan, mengirim kue-kue ke toko eceran disekitar tempatnya. Akhirnya usaha makin lama makin maju. Usaha catering banyak dimulai dari rumah tangga yang bisa masak. Kemudian usaha catering ini berkembang melayani pesanan untuk pesta.

Model Kewirausahaan
Model proses perintisan dan pengembangan kewirausahaan ini di gambarkan oleh Bygrave menjadi urutan langkah-langkah berikut ini.
1.      Innovation (Inovasi)
Faktor personal yang mendorng inovasi adalah:
·         Keinginan berprestasi
·         Adanya sifat penasaran
·         Keinginan menanggung resiko
·         Faktor pendidikan
2.      Triggering Event (pemicu)
Beberapa faktor personal yang mendorong pemicu artinya yang memicu atau memaksa seseorang untuk terjun kedunia bisnis adalah :
·         Adanya ketidakpuasan terhadap pekerjaan yang sekarang
·         Adanya pemutusan hubungan kerja (PHK)
·         Tidak ada pekerjaan lain
·         Dorongan karena faktor usia
3.      Implementasi (pelaksanaan)
Beberapa faktor personal yang mendorong pelaksanaan dari sebuah binis adalah sebagai berikut :
·         Siap mental secara total
·         Adanya manaer pelaksana sebagai tangan kanan, pembantu utama.
·         Adanya komitmen yang tinggi terhadap bisnis
·         Adanya visi, pandangan yang jauh ke depan guna mencapai keberhasilan.

http://ifazblog.blogspot.co.id/2011/02/model-proses-kewirausahaan.html